Jumat, 25 Maret 2011

Tugas Ekonomi Moneter Bab 3 (Peran lembaga keuangan bank dan non bank: Bank sentral)

Tugas Ekonomi Moneter
Bab 3
(Peran lembaga keuangan bank dan non bank: Bank sentral)



Disusun Oleh :
Heriyaningsih
30208590
3DD04


Universitas Gunadarma

Bab 3
Peran lembaga keuangan bank dan non bank: Bank sentral

3.1 Pengertian serta Peran lembaga keuangan bank dan non bank
Lembaga Keuangan merupakan sebuah lembaga atau instansi yang menyediakan jasa keuangan bagi nasabahnya dengan menyalurkan dana atau memberi pinjaman kredit serta usaha menghimpun dana dari masyarakat luas dalam bentuk simpanan. Lembaga Keuangan dapat dibagi menjadi 2 yaitu :
1. Lembaga Keuangan Bank
2. Lembaga keuangan Non Bank

1. Lembaga Keuanagan Bank yaitu : Lembaga keuangan yang menghimpun dana secara langsung dari masyarakat dalam bentuk simpanan (deposits) misalnya giro, taungan atau deposito berjangka yang diterima dari penabung atau unit surplus. Unit surplus memiliki kelebihan pendapatan, setelah dikurangi kebutuhan untuk konsumsi. Lembaga keuangan yang menawarkan jasa-jasa seperti ini adalah bank-bank

2. Lembaga Keuangan Non Bank yaitu : Lembaga keuangan yang kegiatan usahanya bersifat kontraktual(contrac tual institutions) yaitu menarik dana dari masyarakat dengan menawarkan kontrak untuk memproteksi penabung terhadap risiko ketidakpastian misalnya polis asuransi, program pensiun. Kelompok lembaga keuangan kontraktual dapat disebut perusahaan asuransi dan dana pensiun


3.2 Dibawah ini merupakan pernan dari lembaga keuanagan Bank yaitu :
• Lembaga keuangan sebagai lembaga intermediasi
 yaitu Lembaga keuangan memiliki aset dalam bentuk ’janji-janji membayar’ oleh debitur, janji-janji ini pada dasarnya merupakan kredit yang diberikan kepada unit defisit dengan jangka waktu tertentu sesuai dengan perjajian yang telah dibuat. Lembaga keuangan membiayai kredit tersebut menggunakan dana dari simpanan oleh masyarakat
• Transaksi
 yaitu ; Bank dan lembaga keuangan bukan bank memberikan kemudahan-kemudahan bagi pelaku ekonomi untuk melakukan transaksi barang maupun jasa.Dalam transaksi barang maupun jasa tidak terlepas dari transaksi keuangan.
• Likuiditas
 yaitu : Unit surplus dapat menempatkan dana yang dimilikinya dalam bentuk-bentuk produk berupa giro, deposito, tabungan dan sebagainya. Produk-produk tersebut mempunyai tingkat likuiditas yang berbeda-beda. Untuk kepentingan likuiditas para pemilik dana dapat menempatkan dananya sesuai dengan kebutuhan dan kepentingannya
• Efisiensi
 yaitu Bank dan lembaga keuangan bukan bank dapat menurunkan biaya transaksi dengan jangkauan pelayanan. Peranan bank dan lembaga keuangan bukan bank dalam hal ini adalah mempertemukan peminjam dan pengguna modal tanpa mengubah bentuknya. Dengan kata lain mereka memperlancar dan mempertemukan pihak-pihak yang saling membutuhkan.

3.3 Peran Bank Sentral
Bank Sentral yaitu suatu institusi yang bertanggung jawab untuk menjaga stabilitas harga atau nilai suatu mata uang yang berlaku di negara tersebut, yang dikenal dengan istilah inflasi atau naiknya harga-harga.
Bank Sentral memiliki fungsi yang sangat penting yaitu untuk melaksanakan fungsi-fungsi pemerintahan dalam pengaturan ekonomi dan moneter

Peranan atau Fungsi dari Bank Sentral itu sendiri adalah sbb :
1. Melaksanakan kebijakan moneter dan keuangan
Yaitu kebijakan yang diambil oleh pemertintah mengenai jumlah uang yang beredar
2. Memelihara cadangan / cash reserve bank umum
3. Melakukan pengawasan, pembinaan dan pengaturan perbankan
4. Mengawasi kredit
5. Memelihara stabilitas moneter
6. Sebagai Bankers bank atau lender of last resort
7. Melancarkan pembiayaan pembangunan ekonomi
8. Mendorong perkembangan perbankan dan sistem keuangan yang sehat, dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar